Mengenal Aktivitas Fisik

Yuk, Kita Gerakin Aja Dulu

Apasih bedanya aktivitas fisik dan olah raga?

Aktivitas fisik menurut Kementerian Kesehatan yaitu gerakan tubuh oleh otot rangka dan meningkatkan pengeluaran energi. Lalu apa bedanya dengan olah raga? Olah raga memiliki gerakan-gerakan tertentu dan terencana dengan tujuan meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan mencegah penyakit. Gerakan-gerakan dalam olah raga dan durasinya berbeda-beda antar jenis olahraga satu dan lainnya.

Melakukan pekerjaan rumah tangga sama dengan aktivitas fisik?

YA. Melakukan pekerjaan rumah tangga bisa dikategorikan dengan aktivitas fisik, misalnya: membersihkan rumah, mengurus taman, bermain bersama anak, atau berjalan naik turun tangga.

Jenis aktivitas fisik yang dikategorikan sebagai olah raga antara lain: jalan cepat, berlari, lompat tali, bersepeda, berenang, badminton, sepak bola, dll.

Apa saja manfaat aktivitas fisik dan olah raga?

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan benar sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini manfaat aktivitas fisik pada berbagai kelompok usia:

Anak usia< 5 tahun

  • Kesehatan tulang
  • Kebugaran fisik, jantung, dan paru-paru
  • Kemampuan berfikir
  • Kesehatan mental dan mengurangi risiko gejala depresi
  • Menurunkan lemak tubuh

Remaja

  • Mengurangi risiko sakit jantung, darah tinggi, dan kanker
  • Memperbaiki kualitas tidur
  • Menurunkan lemak tubuh
  • Kesehatan mental dan mengurangi risiko gejala depresi

Ibu hamil dan nifas

  • Mengurangi risiko pre-eklampsi (keracunan kehamilan)
  • Mengurangi risiko diabetes kehamilan
  • Mencegah peningkatan berat badan berlebih selama kehamilan
  • Mengurangi risiko persalinan
  • Mengurangi risiko depresi pada ibu nifas
  • Mengurangi risiko komplikasi bayi baru lahir

Dewasa dan lanjut usia

  • Mengurangi risiko sakit jantung, darah tinggi, dan kanker
  • Memperbaiki kualitas tidur
  • Menurunkan lemak tubuh
  • Mencegah dan memperbaiki kondisi tubuh akibat penyakit Diabetes Melitus, darah tinggi, dan kanker
  • Kesehatan mental dan mengurangi risiko gejala depresi

Bagaimana menentukan tingkat aktivitas sedang atau berat?

Aktivitas sedang

  • Anda akan merasakan peningkatan denyut jantung, nafas lebih cepat, dan berkeringat
  • Anda masih dapat berbicara tapi tidak bisa bernyanyi
  • Contoh: berjalan cepat, berkebun, membersihkan rumah, dan memindahkan perabotan ringan.

Aktivitas berat

  • Bicara menjadi lebih sulit karena pernafasan lebih cepat
  • Contoh: berjalan dengan membawa beban, naik gunung, berlari, berenang, lompat tali, bersepeda cepat, badminton, senam aerobik intensitas tinggi

Anjuran aktivitas fisik dalam 1 minggu

  1. Aktivitas sedang. Lakukan 150-300 menit dalam 1 minggu. Buat jadual aktivitas fisik sedang, misalnya: 30 menit setiap hari atau 3x/minggu masing-masing 1 jam
  2. Aktivitas berat. Lakukan 75-150 menit dalam 1 minggu. Buat jadual aktivitas fisik berat, misalnya: 2x/minggu masing-masing 45 menit
  3. Peregangan. Lakukan 2 hari dalam 1 minggu
  4. Latihan keseimbangan tubuh. Lakukan ≥ 3 hari dalam 1 minggu

Tips lebih aktif:

  • Bangun lebih pagi
  • Rasakan sinar matahari pagi
  • Berjalanlah apabila tempat yang dituju masih dekat
  • Gunakan tangga daripada elevator/lift

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *