Berjalan kaki

Latihan Jalan Kaki Interval (JKI)

Latihan aktivitas terstruktur memberi manfaat lebih besar bagi kesehatan. Aktivitas terstruktur bisa diartikan sebagai aktivitas yang memiliki gerakan-gerakan tertentu, jangka waktu yang jelas, cara melakukan yang jelas, dan tujuan spesifik. Misalnya: apabila anda ingin meningkatkan kekuatan otot, latihan yang cocok adalah angkat beban. Apabila anda ingin berlari maraton, anda fokus pada jarak tempuh.

Penelitian terkini menunjukkan bahwa latihan jalan kaki interval lebih baik dibandingkan latihan rutin. Banyak manfaat yang dapat diterima apabila rutin melaksanakan latihan jalan kaki interval (JKI), seperti: kadar gula darah, tekanan darah, kebugaran fisik, komposisi tubuh, kekuatan otot, dan mengurangi risiko penyakit akibat kurang aktivitas.

Secara khusus, latihan ini juga memiliki banyak manfaat bagi penderita Diabetes Melitus tipe 2 (diabetesi). Latihan jalan kaki interval secara rutin selama 4 bulan dapat memperbaiki kadar gula darah.

bagaimana caranya?

  1. lakukan pemanasan 5-10 menit
  2. berjalan dengan cepat selama 3 menit, lanjutkan berjalan santai selama 3 menit. Lakukan berulang-ulang sampai 5x
  3. lakukan pendinginan 5-10 menit

berapa lama?

Total waktu yang dibutuhkan adalah 40-60 menit per sesi latihan.

Lakukanlah latihan jalan kaki interval secara rutin mulai 3x/minggu. Anda dapat meningkatkan frekuensi latihan sesuai kemampuan. Hasil akan lebih maksimal dengan latihan minimal 5x/minggu secara rutin.

Daftar bacaan:

Karstoft, K., Clark, M. A., Jakobsen, I., Müller, I. A., Pedersen, B. K., Solomon, T. P. J., & Ried-Larsen, M. (2017). The effects of 2 weeks of interval vs continuous walking training on glycaemic control and whole-body oxidative stress in individuals with type 2 diabetes: a controlled, randomised, crossover trial. Diabetologia, 60(3), 508–517. https://doi.org/10.1007/s00125-016-4170-6

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *